Blogger Web, Glucola, Nano Spray, Kemasan, AqiqahMonday, 27 Feb 2017
Find Us on : RSS/Feed Facebook Twitter
Welcome to Belajarcepat.web.id, Learn thing for better learning Welcome to Blogger.web.id Kupon WebHosting di HostGator diskon 25%, pakai kupon BELAJARWEB

You Are Here: Home » News » Diskusi tentang Pilih Bank Terbaik di Indonesia

Diskusi tentang Pilih Bank Terbaik di Indonesia

- 7 March 2013, 08:03
Advertise

Diskusi tentang Pilih Bank Terbaik di Indonesia

Bank Mandiri Bank Terbaik di Indonesia

Hallo, Kawan-kawan BelajarCepat.web.id. Selamat Pagi dan selamat beraktifitas dalam dunia Blogging dan lainnya. Pada kesempatan ini, saya akan berbagi tulisan atau menulis kembali tulisan saya di Kompasiana.com berserta isi dan diskusinya tentang “Memilah-milih Bank Terbaik di Indonesia” dengan Ibu Puspita. Semoga Anda mampu mendapatkan Hikmah dalam diskusi Tulisan ini. Selamat membaca. Berikut adalah tulisannya:

Saat kita membaca judul artikel tentang Memilah-milih Bank Terbaik di Indonesia. Maka, bagi Kita yang sedang mencari tempat menyimpan uang terbaik dan aman se-Indonesia, pasti akan tertarik untuk mencari tahu agar uang yang kita tabung aman. Ini sangat Berbeda sekali ketika kita yang sedang dalam masa paceklik pada keuangan kita atau biasa di kenal dengan Kanker / kantong kering. Pasti sulit untuk menyisihkan uang. Karena Gali lubang tutup lubang. Dapat uang, kemudian habis untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Sehingga bisa dipastikan tidak akan tertarik untuk membaca tulisan ini sampai selesai. Mengapa? Tentu saja tidak akan menabung, karena tidak ada uang yang akan di tabung.

Akan tetapi, jika sekedar mengetahui saja, tentu ini sangatlah penting. Karena mungkin suatu saat, ketika kita diberikan kemudahan rezeki, sehingga bisa menyisihkan uang kita untuk ditabung, untuk cita-cita anak cucu kita di masa depan.

Hidup memang seperti roda, kadang berada di atas, kadang juga berada di bawah. Bisa jadi saat ini, kita berada di bawah. Tapi dengan usaha dan doa, tidak ada yang tidak mungkin. Sehingga kita bisa berada di atas. Ketika sudah berada di atas. Dengan mudah kita bisa menyisihkan uang untuk ditabung. Apakah pasti bisa menabung? Belum pasti juga, itu tergantung dari kemauan kuat dari orang itu sendiri.

Saat kita mau menabung. Kemana uangnya kita tabungkan di bank terbaik di Indonesia? Kalau kita pilih-pilih, mungkin agak sedikit bingung. Mengapa? Karena ada banyak sekali Bank di Indonesia untuk menyimpan uang kita. Data menurut sumber informasi di wikipedia. Di Indonesia ada sekitar 137 bank, dan dikategorikan ada beberapa macam Bank, di antaranya yaitu:

  1. Bank Pemerintah ada 5 (lima)
  2. Bank Swasta ada 55 (lima puluh lima)
  3. Bank Pembangunan Daerah ada 26 (dua puluh enam)
  4. Bank Campuran ada 14 (empat belas)
  5. Bank Asing ada 10 (sepuluh)
  6. Bank Syariah 27 (sepuluh)

Kalau kita jumlah kira-kira ada sekitar 137 Bank. Nah, tentu ini akan memusingkan kita. Akan tetapi kita tidak perlu bingung dan pusing untuk memilah dan milih. Dengan membaca artikel ini sampai habis, mudah-mudahan Anda bisa keluar dari masalah memilah-milih bank terbaik di Indonesia. Tips Jitunya adalah sebagaimana di bawah ini:

1. Tingkat rendah Tentang Lokasi

Jika suatu saat dalam mengurusi administrasi ke Bank, maka carilah Bank yang lokasinya dekat dengan lokasi kantor atau lokasi rumah Anda.

2. Tingkat Menengah Tentang Pelayanan 24 Jam Nonstop

Banyak sekali Bank yang menawarkan pelayanan yang menurut masing-masing bank adalah terbaik. Maka carilah Bank yang menawarkan bisa melayani 24 Jam dalam aktifitas banking (cek saldo, transfer, bayar biaya langganan seperti telkom speedy, listrik, kartu prabayar, dan lain-lain) dengan melalui:

1. ATM (layanan mesin transaksi 24 jam dengan kartu ATM)
2. SMS Banking (layanan pesan singkat via HP)
3. Internet Banking (layanan online via koneksi internet)
4. Call atau Phone Banking (layanan telpon via telpon rumah atau HP)
5. Mobile Banking (layanan menu aplikasi pada HP model baru)

Jika ada masalah pada salah satu layanan kita bisa ganti dengan layanan lainnya. Layanan 24 jam itu Sangatlah penting. Karena kita tidak bisa memprediksi, seiring berjalannya waktu kejadian apa yang akan terjadi. Jadi layanan ini penting untuk kita, terutama bagi kita yang sering mempunyai kebutuhan yang mendadak. Seperti pada aktifitas jual beli onlineyaitu pengecekan saldo, transfer, dll.

3. Tingkat tinggi Layanan Bunga 0 %.

Saya sangat menyarankan pada poin ke tiga ini, untuk semua pada umumnya dan untuk kita yang “muslim atau muslimah”  pada khususnya. Ppilihlah Bank yang membolehkan kita untuk menolkan “0″ bunga. Mengapa ini sepertinya penting? Karena sebagai seorang muslim yang taat, tentu kita sudah mengetahuinya bahwa bunga bank itu riba. Dan Riba itu dosa. Maka ayo kita hindari bunga bank ini.

Nah, Itulah tips jitu untuk kita dalam memilah dan memilih Bank Terbaik di Indonesia. Utamakan poin terpentingnya yaitu menolkan bunga, kemudian poin yang ke 2 yaitu layanan 24 Jam, kemudian poin terakhir yang kurang penting, yaitu berkaitan dengan lokasi.

Poin tentang lokasi dan layanan 24 Jam, untuk mengetahuinya kita tidak perlu datang langsung ke Kantor Banknya. Tapi, cukup melihat isi masing-masing websitenya, apakah layanan yang kita cari itu tersedia atau tidak.

Untuk poin terpenting yaitu menolkan bunga, maka Kita harus datang langsung ke Kantor Banknya bisa kantor pusat, kantor wilayah, atau kantor cabang untuk mengajukan surat pernyataan bahwa kita tidak bersedia untuk menerima bunga atau kita ingin mendapatkan bunga 0 % dan mau terkena biaya administrasi bank setiap bulannya.

Menurut saya, Bank yang bisa menolkan bunga, salah satunya adalah Bank Mandiri. Karena saya pernah membuktikannya dengan mempunyai rekening di Bank Mandiri, dan bunganya 0 % setiap bulan. Maka, langsung saja datang ke kantornya untuk buka rekening. Dengan Syarat bawa KTP yang masih aktif kemudian mengisi form, serta menandatangani surat pernyataan dari Bank Mandiri bahwa kita tidak bersedia untuk menerima bunga 0 % dan bersedia terkena biaya administrasi bank setiap bulan.

Menurut saya, sangat mungkin jika Bank Mandiri menjadi Bank Terbaik di Indonesia, akan tetapi jika memang Bank Mandiri mampu betul-betul melihat fakta di lapangan di Indonesia ini tentang siapa sebenarnya target nasabah di Indonesia ini. Kebanyakan adalah Muslim. Kurang lebih Jumlah Muslimnya ada sekitar 85%. Ini merupakan target pasar yang sangat BESAR. Maka selayaknya jika Bank Mandiri ingin menjadi Bank Terbaik di Indonesia, tentu harus membuka selebar-lebarnya dalam layanan bunga 0%.

Terakhir, semoga poin terpenting menolkan bunga ini, nanti bisa diwujudkan dan dimudahkan oleh Bank Mandiri untuk nasabah barunya dan nasabah lamanya dalam proses perubahan bungan yang awalnya mendapatkan bunga sekian…% merubahnya menjadi 0% sebelum bank lain mendahuluinya, dan semoga lebih bisa dilayani di semua kantor cabang Bank Mandiri di setiap tempat di Indonesia.

Sehingga dengan begitu mayoritas masyarakat di Indonesia bisa jadi akan menyatakan pada Bank Mandiri bahwa memang Bank Mandiri Bank Terbaik di Indonesia.

Dan ini adalah respon beliau terhadap tulisan ini ketika beliau telah membaca habis tulisan itu:

menyimak , memang idealnya spt itu. Tapi muslim yg 85 % itu kan bervariasi status ekonominya , bentuknya spt kerucut , terbanyak muslim hidup pas2san, banyak yg pensiunan,ga ada pemasukan,maka masih mengharapkan bunga bank utk nambah2 cost hidupnya. Mana mungkin mengharap yg 0 % ? Tidak terpikir riba kalo bunganya kecil. Itu men pendapat saya pak…sesuai kondisi seorang pensiun an.

Untuk meluruskan Pandangan yang kliru maka saya sendiri memberikan jawaban seperti berikut agar tidak salah paham:

Memang betul Ibu Puspita, Idealnya sebagai muslim kita seperti itu, menghindari Riba, Karena sebagaimana Hadist yang disampaikan oleh Nabi kita Muhammad SAW bahwa dosa riba itu ada 73 cabang pintu, dan Dosa terkecil dari Riba adalah menzinai Ibunya Sendiri.

Dan Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan kita, yang menciptakan langit dan Bumi beserta seisinya, termasuk yang menciptakan ibu dan saya sendiri, Tuhan yang bisa menghidupkan dan mematikan kita, menyatakan di QS. Al-Baqoroh ayat 275 “… dan Allah menghalalkan jual beli, dan mengharamkan Riba….” Status Haram dari Riba ini tentu tidak bisa berubah walau mulai dari jaman Belanda datang ke Indonesia sampai sekarang ini. Haram tetap Haram. dan Halal tetaplah Halal. Sampai Kapan Pun. Tidak Akan Pernah Berubah.

Betul Ibu, muslim yg 85 % itu memang bervariasi status ekonominya, bentuknya spt kerucut, terbanyak muslim hidup pas2san, banyak yg pensiunan, tidak ada atau kurang pemasukan. Yang menjadi pertanyaan adalah Mengapa mereka yang masuk kategori terbanyak, hidupnya itu pas-pasan sehingga menggantungkan pemasukannya dari Bunga Bank? Inilah yang menjadi persoalan. Maka kita perlu membedahnya.

Kalau kita bedah, ada beberapa kemungkinan:
1. Lapangan Kerja
Mereka yang hidupnya pas-pasan karena kurang atau tidak adanya lapangan kerja dari negara untuk mereka. Sehingga Mereka menjadi pasif dan berharap dari Bunga Bank.
2. Mental buruk yang dimiliki.
Bisa jadi karena didikan yang buruk dari orang tua atau dari lingkungan, orang tersebut menjadi bermental buruk atau biasa disebut bermental Blok. Sehingga mereka tidak mau berusaha kemudian menggantungkan pemasukkannya hanya dari bunga bank.
3. Peran Negara yang kurang.
Pengaturan Negara yang benar secara syariah adalah memberikan pelayanan terbaik untuk rakyatnya agar rakyatnya semua bisa makan dan bertempat tinggal sampai mereka tiada (pensiun). Ini sangat memungkinkan, bahwa mereka tidak akan tergantung pada bunga Bank, karena hidup mereka sudah di penuhi oleh Negara.

Itulah beberapa kemungkinannya. Tapi kemungkinan besar persoalannya dari Negara. Karena Negaralah yang punya peran penting dalam membawa Rakyatnya menjadi rakyat seperti apa. Di atur dengan Model pengaturan seperti apa. Benar pengaturannya akan membuat rakyat-rakyatnya menjadi Sejahtera makmur sentosa. Salah pengaturan akan membuat rakyatnya menderita, Nista dan tidak bahagia. Ini Semua karena Peran Negara.

Nah, Yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah dari mana semua itu bisa negara wujudkan? Atau lebih spesifik lagi, Income dari mana yang Negara dapatkan sehingga mampu memenuhi KEBUTUHAN DASAR setiap rakyatnya? Kalau pengaturan seperti sekarang ini, sangat tidak mungkin bisa? mengapa? Bagaimana mungkin bisa mendapatkan income yang banyak, jika Sumber Income kita di berikan oleh pihak Swasta atau Asing?

Mungkin ada yang berpendapat, dengan bekerja sama dengan swasta dan asing Negara kan bisa dapat royalti. Yang menjadi pertanyaan, Berapa besar royalti yang diperoleh negara dari kerjasama itu? Menurut kabar yang beredar dari Seminar dan Workshop2, dari kerjasama dengan Asing PT. Free Port yang mengelola Emas di Papua. Indonesia hanya mendapatkan royalti sekitar 9%. Ada yang mengatakan hanya 3 %.

Kalau kita melihat kekayaan alam yang ada di pulau Irian, Papua. Pengasilannya sangat melimpah ruah. Setiap Hari PT FreePort mampu menghasilkan -+ 100kg emas, itu belum kandungan tambang yang lain.

Dari 9% atau 3 % hasil Royalti, apakah mampu untuk memenuhi KEBUTUHAN DASAR Rakyat? Rakyat bisa makan, bertempat tinggal mendapatkan pendidikan gratis mendapatkan kesehatan gratis, dari Negara.

Negara sebenarnya Mampu, dengan syarat harus melepaskan belenggu Swasta dan Asing sehingga bisa mengelola Kekayaan Alamnya sendiri seperti di FreePort, Cepu, Natuna, dll. Itu masih di Indonesia. Masih ada banyak lagi di negeri-negeri muslim yang lain. Karena seperti inilah (mengelola sendiri) Kwajiban Sebenarnya negara. Mengelolanya kemudian mengembalikanya kepada rakyat untuk kebutuhan dasar dan fasilitas umum seperti: pendidikan, kesehatan, transaportasi, keamanan, dll.

Nah Pengaturan seperti inilah Pengaturan yang HANYA ada di Islam. Karena Islam adalah Agama terakhir dari Allah SWT. Maka sistem pengaturanya sungguh sangat sempurna untuk mengatur 1,5 milyar Muslim di dunia ini.

Nah, Itulah tadi Cuplikan tulisan dan diskusi saya tentang Diskusi tentang Pilih Bank Terbaik di Indonesia. Jika nanti ada update komentar lagi, Insya Allah akan Penulis Update. Tapi sayangnya, setelah saya cek lagi tulisan tersebut telah dihapus oleh Admin Kompasiananya. Jadi Penulis mohon maaf. Tidak bisa mengupdate diskusinya lagi. Terima kasih telah berkunjung di website ini.



Advertise

Most visitors also read :