Blogger Web, Glucola, Nano Spray, Kemasan, AqiqahMonday, 23 Oct 2017
Find Us on : RSS/Feed Facebook Twitter
Welcome to Belajarcepat.web.id, Learn thing for better learning Welcome to Blogger.web.id Kupon WebHosting di HostGator diskon 25%, pakai kupon BELAJARWEB

You Are Here: Home » Forex » Ilmu Penangkal Frustasi dalam Trading Forex

Ilmu Penangkal Frustasi dalam Trading Forex

- 5 March 2014, 03:03
Advertise

Kembali saya terkenang masa dulu dimana saya baru pertama kali mengenal forex. Saat itu saya seperti menemukan emas di tanah berpasir

yang tandus. Semangat mencari uang yang tadinya redup tiba-tiba berubah drastis menjadi berkobar-kobar setelah saya mendapatkan profit yang pertama di forex. Awalnya saya hanya iseng-iseng membeli sebuah buku di Gramedia, judulnya “Cara mudah Memulai Bisnis Forex di Internet dengan US$ 1” karangan bapak Hiqmad Muharman Pilliangsani (sebelumnya saya mengucapkan terimakasih banyak kepada Pak Hikmad) karena melihat dari judulnya hanya bermodalkan satu dolar maka saya tertarik untuk membelinya. 

Kemudian tahap demi tahap saya pelajari isinya dan saya coba aplikasikan dengan bertrading real langsung tanpa demo dahulu (saya suka yang instan). Saat itu saya hanya bermodal kira-kira seratus ribu rupiah. Kebetulan hari itu adalah hari jumat minggu pertama dimana berita yang sangat penting diumumkan di sesi amerika sekitar pukul 20.30 wita. Hasilnya membuat saya terkejut, bagaimana tidak, hanya dalam waktu sekitar lima menit saja saya sudah mendapatkan profit tiga ratus ribuan, itu artinya tiga ratus persen dari modal yang saya masukan. Darti situlah saya berfikir bahwa berdagang di forex itu mudah dan sangat besar keuntungannya. Sayapun terbuai …..

Hari demi hari, bulan demi bulan saya jalani perdagangan ternyata tak semudah yang dibayangkan. Keuntungan dan kerugian datang silih berganti dalam perdagangan dan terkadang memaksa saya untuk menghentikan sementara aktivitas perdagangan. Saya sering me-review hasil dan mepraktekan teknik-teknik trading yang saya dapatkan di internet namun tetap saja hasilnya untung-rugi, untung-rugi. Hampir saja saya berputus asa dan berniat meninggalkan dunia forex kalau saja saya tidak cepat tersadar akan apa yang telah terjadi. Masih segar dalam ingatan saya malam itu saya duduk menyendiri melamun di tengah kesunyian dan dinginnya udara kalimantan. Mula-mula lamunan saya tidak ber-arah hingga sampailah pada satu titik mengenai perdagangan forex yang saya lakukan. Lalu saya menemukan kata-kata yang selalu saya lewatkan saat saya membaca buku atau artikel-artikel tentang forex yaitu “Jam Terbang”.

“Jam Terbang” yang dimaksud di sini adalah lamanya waktu terjun di perdagangan forex. Julukan “Expert/Master Trader” ataupun “Trader Sejati” tidak serta merta begitu saja melekat dalam diri seorang trader. Julukan itu diperoleh tentunya setelah sekian lama ia terjun menjadi seorang trader. Walaupun sepuluh dua puluh buku atau artikel forex yang kita baca bisa selesai dalam satu hari belum tentu menjadikan kita Trader Sejati apabila jam terbang kita masih sedikit. Semakin lama jam terbang maka semakin dekat julukan “Trader Sejati”. Mengapa? Karena di dalam proses “jam terbang” kita akan menemukan apa yang disebut dengan “Jati Diri” yang akan membawa kita berdagang secara benar. 

Di dalam melakukan aktivitas perdagangan real kita akan mengalami keuntungan yang nyata, kerugian yang nyata, kegembiraan yang amat sangat, kesedihan yang amat sangat, merasa beruntung, merasa menyesal, dan lain sebagainya. Pengalaman-pengalaman itu tentunya akan sangat membekas dalam diri kita sehingga dengan sendirinya akan menuntun kita untuk berfikir dan memahami tentang siapa diri kita ? dan bagaimana seharusnya kita?. Kita tidak akan menemukan jati diri di dalam membaca buku-buku ataupun artikel ilmu forex, mereka merupakan alat bantu dalam kita memahami dan melaksanakan aktivitas perdagangan, dan arahannya belum tentu semuanya sesuai bila diterapkan dalam aktivitas perdagangan kita. “Jati diri” hanya dapat ditemukan oleh kita melalui “Jam Terbang”. Lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mencapai jati diri pun berbeda-beda pada tiap orang.

Itulah sekelumit lamunan yang membawa saya tetap eksis dalam dunia forex sampai sekarang. Memahami “Ilmu Jam Terbang” merupakan obat yang tepat dalam menangkal rasa frustasi dan putus asa akibat kondisi perdagangan yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Ingatlah pepatah “kesuksesan ada harganya” dan “kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda”. Dan di dalam Islam dikatakan untuk mencapai syurga kita harus melewati dahulu jembatan Shirathal Mustaqim. Kunci sukses salah satunya adalah Fokus,jadi fokuslah dalam berdagang apapun hasilnya hingga tercapai titik dimana munculnya “Jati Diri” yang akan membawa kemudahan dalam meraih SUKSES.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Advertise

Most visitors also read :